catatan

Korban semakin bertambah akibat Corona

Korban semakin terus bertambah akibat wabah virus covid-19 Corona ini. Korban meninggal semakin bertambah di setiap negara yang telah terpapar virus ini.

Tercatat ada sekitar 3.400 orang yang telah meninggal dunia di negara Spanyol akibat virus corona ini

Angka yang meninggal di Negara Spanyol ini tercatat sebagai korban terbanyak di dunia, melampaui angka kematian di China sendiri.

Di Amerika Serikat sendiri, korban meninggal akibat Corona ini tercatat 1.031 orang meninggal dunia akibat virus covid-19 ini.

Bahkan di daerah Arab Saudi pun telah memberlakukan jam malam untuk membatasi penyebaran virus corona. Hal ini dilakukan karena sudah ada 2 orang yang meninggal akibat virus corona.

Dan menurut berita terakhir, telah dikabarkan pula bahwa Perdana Menteri Inggeris telah positif terpapar virus corona ini.

Baca juga : Dampak Virus convid 19

Sementara di daerah kita sendiri di Jawa barat menurut data dari Pikobar, sampai tanggal 28 Maret 2020 ini, tercatat yang meninggal sudah 14 orang, positif ada 98 orang, dalam pengawasan 524 orang dan dalam pemantauan ada 3575 orang, sementara korban yang kembali sembuh hanya ada 5 orang saja.

Semua angka-angka ini sungguh membuat kita berkecil hati, betapa cepatnya penyebaran virus covid-19 ini dan ini harus tetap terus menjadi perhatian kita semua.

Pemerintah Indonesia, bahkan sudah membuat keputusan agar saat Mudik Lebaran nanti, disarankan untuk ditunda untuk membatasi penyebaran virus ini agar tidak semakin meluas.

Tidak hanya itu sebelumnya Pemerintah juga sudah memutuskan untuk meniadakan UN bagi siswa pelajar diseluruh Indonesia.

Melihat peristiwa seperti ini, sungguh penyebaran virus corona ini sudah mempengaruhi aktifitas keseharian kita dan sedikitnya mengganggu sektor ekonomi secara global.

Tercatat Dollar telah tembus diangka Rp. 16.000 lebih, hal ini telah mempengaruhi sektor perekonimian secara keseluruhan bukan hanya di Indonesia tapi juga diseluruh dunia ini.

kurs rupiah indonesia

Menurut informasi pihak dari Dinas Kesehatan, pada saat ini adalah saat-saat genting karena masa inkubasi dari virus ini selama 14 hari. Saat telah memasuki tahap inkusi terlewatkan, maka ini adalah saat-saat krisis, apakah penyebaran itu bisa dihentian atau tidak.

Karena setelah masa inkubasi ini, kondisi pasien yang terlihat mulai pulih, justru rentan untuk kembali terpapar dan akan membawa dampak yang cukup signifikan bila telah terpapar berikutnya.

Kita semua jadi merasa kuatir dan merasa was-was, dengan situasi seperti saat ini. Akankah virus ini bisa hilang dari negara Indonesia ini untuk selamanya.

Dalam situasi ini, dimana kita disarankan untuk tetap berada di rumah selain untuk membatasi pemaparak virus corona, ini adalah juga untuk menjaga hidup kita agar terhindar dari virus ini.

Dari sinilah kita harus bisa memahami bahwa penyebaran virus ini bisa sangat mudah sekali terpapar, bahkan bisa jadi ada disekitar kita. Karena ini saran terbaik untuk mengikuti sosial Distancing ini adalah langkah yang paling baik yang harus kita ikuti dengan segala sukarela.

Kita hanya bisa berharap dan berdoa, agar penyebaran virus ini bisa segera berakhir dan kita memohon juga agar ada obat yang bisa mengatasi virus corona ini.

Percayalah bahwa Allah SWT sedang menguji kita semua, dan hanya dengan kita berdoa kepada Nya, Allah akan memberikan jalan terbaik untuk kita semua. Amiin.

Sumber : Detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.